Pengabdian Masyarakat

Dosen dan mahasiswa STIKES Wira Medika PPNI Bali berhak untuk melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang didanai oleh STIKES Wira Medika PPNI Bali. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan oleh STIKES Wira Medika PPNI Bali melalui Pusat Pengabdian Pada Masyarakat (P3M).

Berikut adalah beberapa contoh penelitian dan pengabdian masyarakat:

PELATIHAN KADER LANSIA

BANJAR WANAYU DESA BEDULU GIANYAR

Sabtu, 21 April 2012

Berdasarkan hasil MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) yang dilaksanakan pada tanggal 12 April 2012 bertempat di wantilan Pura Dalem Wanayu Desa Bedulu telah dirumuskan beberapa masalah yang menjadi kekhawatiran masyarakat di banjar Wanayu Desa Bedulu antara lain masalah lingkungan, lansia dan remaja dan balita.

Salah satu masalah lansia yang terjadi adalah risiko penurunan status kesehatan lansia. Untuk mengatasi masalah tersebut maka perlu diadakan pelatihan kader lansia sebagai upaya pencapaian derajat kesehatan yang optimal pada lansia.

Pelatihan kader bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan lansia di banjar Wanayu Desa Bedulu.

Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 21 April 2012 jam 16.00 wita selama 2 jam. Adapun topik yang dibahas adalah peran dan fungsi kader beserta tugas kader dalam posyandu lansia. Pelatihan diakhiri dengan simulasi pelaksanaan posyandu Lansia oleh kader.

PENGABDIAN MASYARAKAT

“PENINGKATAN KESEHATAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT”

DI BNJAR WANAYU, BEDULU. GIANYAR

TANGGAL : 20 APRIL 2102

I. LATAR BELAKANG

Program kesehatan masyarakat telah banyak diupayakan dan telah banyak mendapat perhatian baik kalangan pemerintah maupun swasta. Perhatian pihak terkait perlu mendapatkan respon dari berbagai kalangan oleh karena peningkatan kesehatan banyak dipengaruhi oleh faktor-faktor antara lain: faktor lingkungan, perilaku, pelayanan dan keturunan. Faktor yang satu dengan lainnya saling mempengaruhi status kesehatan masyarakat.

Populasi lanjut usia di banjar Wanayu, Gianyar tergolong populasi yang cukup tinggi tetapi selama ini pemberdayaan dan peran serta masyarakat belum dioptimalkan sehingga penanganan terhadap masalah kesehatan lanjut usia belum mendapat perhatian khusus. Berdasarkan konsep penanganan kesehatan, bahwa terabaikannya permasalahan disebakan oleh ketidakatahuan, ketidakmampuan dan ketidakmauan.

Peran serta perguruan tinggi STIKes Wira Medika PPNI Bali dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi salah satunya pengabdian masyarakat, mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga dapat mengenal, mengetahui dan merasakan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat, sehingga ditemukan permasalahan terkait dengan kesehatan lanjut usia yang belum mendapat penanganan. Lansia sebagai komponen kependudukan dan bagian masyarakat secara fisik tergolong non poroduktif tetapi berdasarkan potensi masih dapat diandalkan untuk memberikan inspirasi dan potensi masyarakat sehingga dianggap perlu mendapat penanganan.

STIKes Wira Medika PPNI Bali sebagai perguruan tinggi bidang kesehatan dengan Tridarma Perguruan Tinggi mengabdikan keilmuan dan ketrampilan sebagai wujud nyata membantu membangun masyarakat melalui strategi pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat sebagai suatu bentuk kerja nyata dimasyarakat dan keuntungan bagi masyarakat dapat mengadopsi strategi sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan.

Bentuk pengabdian masyarakat di Banjar Wanayu adalah penggerakan dan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) dengan tema “Peningkatan Kesehatan berbasis masyarakat“.

II. TUJUAN

  1. Tujuan UmumTerciptanya kesadaran keluarga dan masyarakat terhadap kesehatan lanjut usia dan mampu memberdayakan potensi setempat dalam penanganan permasalahan sehingga mampu menurunkan angka kesakitan dan meningkatnya status kesehatan serta kesejahteraan masyarakat.
  2. Tujuan Khusus
    1. Mengidentifikasi data dasar status kesehatan lansia
    2. Menggerakkan peran aktif/partisipasi aktif masyarakat dalam upaya peningkatan derajat kesehatan lansia
    3. Memberdayakan potensi – potensi yang dimiliki/ ada di masyarakat untuk mendukung status kesehatan lansia
    4. Meningkatkan cakupan pemeliharaan lansia di keluarga
    5. Meningkatkan pemanfaatan suber daya alam ( Tanaman Obat Keluarga )
    6. Membentuk posyandu lansia